Blog Tentang Bacaan Al Qur'an, Doa - Doa, Tata Cara Ibadah, Contoh Surat, Makalah, Skripsi, Proposal, Pidato, Puisi, Kata Mutiara dan Artikel.

Minggu, 01 Februari 2015

Kumpulan Puisi Renungan Cinta Sedih 2016

 Kumpulan Puisi Cinta | Renungan Hati | Sedih



CINTA
Ya Allah….
Anugerahkanlah cintaMU untukku dan
Cinta seseorang yang melabuhkan cintanya untukMU
Agar bertambah kekuatanku untuk selalu mencintaiMU
Ya Allah…..
Sekiranya cinta yang Engkau anugerahkan untukku
Adalah sesuatu yang kucintai maka
Jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMU
Ya Allah….
Dan jika ternyata aku jatuh hati
Jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu
Tapi ikatkanlah kami dalam sebuah ikatan suciMU
Agar menjadi halal bagiku untuk merindui cinta itu
Ya Allah….
Tetapi sekiranya cinta yang aku temui adalah yang Engkau hindarkan untukku
Maka tunjukkanlah agar aku tidak terjatuh dalam jurang cinta yang semu
Dan jadikanlah aku bisa melepaskanya dan menyongsong cinta seseorang yang Engkau cintai dan yang telah Engkau persiapkan yang terbaik untukku
Karena ku tahu yang terbaik menurutku belum tentu yang terbaik menurutMU
Untuk itu Ya Rabbana, Bimbinglah aku dalam menemukan cinta separuh jiwaku
 (Zaitun :17102012)

********************************************************************************

RENUNGAN KALBU
Mata hati telah melihatMu
Entah beribu langkah ku berusaha menggapai tangan-Mu
Hari ini dan kemarin
Hari ini tangan-Mu begitu hangat
Mampu menyelimuti ruang salju kebekuan hati
Tuhan ….
Jika ku boleh mengulang
Akupun ingin sehangat ini kemarin
Ternyata gapaian tanganku Kau sambut dengan kelembutan-Mu
ya-Allah
semua ini hanya satu kalimat kunci kebahagiaan atas semua karunia-Mu
keimanan, kesabaran dan keikhlasan sebagai hamba
(Zaitun : 2005)
********************************************************************


MAHABBAH
Mencintai-Mu adalah Keindahan
Menicintai-Mu adalah Kebahagiaan yang tidak pernah tak Tergambarkan
Mencintai-MU adalah Anugrah yang selalu kupanjatkan
Dan akupun ingin slalu Menicintai-Mu
Dengan penuh Kesederhanaan dan Keagungan
(ZAITUN : 2007)
********************************************************************


SAYAP-SAYAP MIMPI
Ada sebuah pengajaran yang indah
Gores kenangan dipantai kehidupan
Ada serangkaian kata yang kau pernah tumpahkan padaku
Tiada sapa tau, itu baik ato pabotemu
Tidak usah tanya, apalagi mengaduh sakit
Karena mata tak lagi buta
Ada kupu-kupu patah sayapnya
Gugur dan hanyut di sungai duka
Sisa sayap – sayap mimpi betebaran
Terhempas dan kemudian diam
Senyum tangis berulang-ulang
Menggores tiap perihku menjadi perasaanmu
Dalam telikungan paradigma kata
(Zaitun : 2004)
**********************************************************************************

TUHANKU
Jika tak tulus jiwaku
Hilanglah segala hasratku
Untuk pandai dan mengerti kenyataan ini
Namun jika kau lihat cukup ketulusanku
Anugerahilah setetes ayat-MU
Agar menjadi tindakanku
Tuhanku
Diluar ketulusan hati
Bahasa-Mu takkan bisa kupahami
Kami mengembara ke Hutan-hutan
Dikungkung kesombongan yang tak aku sadari
Tuhanku
Seribu samudera ilmu-Mu
Jumlah tak terkira kesanggupan-Mu
tidaklah kuimpikan
Cuma tumbuhkanlah kemampuanku
Menjadi setetes air
Bergabung di samudera itu
(By : Maliawati)
*******************************************************************************

KEHENINGAN

Dalam keheningan kan ku tahu semua
Betapa kesedihan yang ditancapkan
Tak selamanya kan sirna
Bagai siButa hidup dalam bayang-bayang gelap
Tongkat dalam sebrang dalam pencarian
Berlari tak dapat, jalan tak gayuh
Mungkinkah hidup kan berjalan dalam hayal
Meraba bayang-bayang semu
Mencari secuil permata dalam dekapan
Hingga raga bagai tanpa guna
Dimanakah cahaya itu
Yang buatkanku tak merasai keraguan itu
Agar jiwaku dapat merasa ada dalam ada
Terang dalam mata
Terang dalam hati
(Zaitun : 2005)
*************************************************************************************

 CERMIN

Ketika Cermin hati bersih dan mulus
Di dalamnya engkau melihat bayangan-bayangan
Di luar Bumi dan Air
Engkau melihat lukisan dan sang pelukis
Permadani agung dan penghamparnya
Mata yang kabur
Tak dapat menggapapai muka Sang Kekasih
Layangkan pandanganmu padaNya
Disaat cerminmu bersih
Aku cuci bersih mataku dengan air mataku sendiri
Sebagaimana para pemimpin Mengatakan
” Bersihkan dulu dirimu, lalu pandanglah yang bersih”
(Maulawi)
**************************************************************

KOSONG
Kosong mungkin itu tepatnya
Dalam gelapnya atau dalam terangnya
Tetap kosong
Beberapa sudah memasukinya
Tapi tetap kosong dan tak berjejak
Lenyap dan sirna
Apakah begitu susahnya
Apakah begitu sulitnya
Ku bisa mengisinya
Kau dia dan semuanya
Tetap sama
Tak berjejak
Dan setelah dalam terangnya
Ku baru mnyadari ada goresan yang begitu dalam sebelumnya
( Zaitun : 121017)
*******************************************************************


WARNA CINTA
Pernahkah kamu merasakan cinta???
Tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
Bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah….
Aku pernah…!!!!
Aku pernah tersenyum meski kuterluka
Karena ku yakin Tuhan tak menjadikannya untukku.
Aku pernah menangis kala bahagia,
Karena kutakut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja.
Aku pernah bersedih kala bersamanya,
karena ku takut akan kehilangan Dia suatu saat nanti,
Dan aku juga pernah tertawa saat berpisah dengannya,
karena sekali lagi….
Cinta tak harus memiliki,
Dan Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain untukku.
Aku tetap bisa mencintainya, meski Dia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku…
Karena memang cinta ada dalam jiwa,
Dan bukan ada dalam raga
Selamat Tinggal sahabatku….
Walaupun di Dunia maya…. Semoga kita bisa berjumpa di Dunia nyata….
Dari :
Sahabat Yang Akan mungkin Kau lupakan
Cuman dalam dunia maya Hingga mentari tak bersinar lagi di sana

(A-Anonim)
*****************************************************************


SAHABAT
Sahabat…..
Dulu kau bukan sekedar sahabat bagiku
Dulu kau telah berada di pusara hati
Bermain di penjuru khayal
Dan berlari dalam waktu perjalanan hidup
Tapi… itu cuman dalam hatiku
Di hatinya… sy tak lebih dari kakek tua
Kakek yang telah lama dikenalnya
Yang tua akan pengalaman dan sejuta makna hidup
Tapi itu dulu bagiku…..
Dan biarlah semua berlalu
Sahabat……
Kini kau hanyalah sekedar sahabat
Dan kau masih berada dalam pusara itu
Tapi… dalam pusara itu bukan hanya kau
Ada kau dan teman2 ku yang lain
Tapi…. Kau sahabat yang berbeda
Sahabat yang pernah kukenal hatinya
Sahabat yang pernah mengenalkan bahagia dan derita
Sahabat yang kan selalu terkenang
Sahabat….
Sahabat tetaplah sahabat….
Semoga kita tidak menyalah artikan kata “SAHABAT”
Sampai kita tak mampu lagi mengucap kata …….“SAHABAT”
Dari: sahabatmu….
(A-Anonim)
********************************************************************


SEPENGGAL KISAH
Semilir angin menghunus rasa
Membunuh asa yang kian hilang
Terbawa angin sebuah pengharapan
Kisah sedih sepenggal kisah
Menyulam di kain kehidupan
Membawa mentari menerangi jiwa-jiwa
Mungkin itulah sebuah asa
Asa sebuah cinta
Cinta..pernah kah kau merasakannya
Menangis kala bersamanya
Tertawa kala berpisah
Aku pernah merasakannya
Meskipun kuterluka
Tapi aku percaya..
Bahwa jika dia bukan untukku
Masih ada seribu bintang2 yang siap menjadi cintaku
Sebegitu dalamkah sebuah cinta
Mengalun tanpa pemainnya
Hingga raga bagai tanpa guna
Dimanakah cahaya cinta itu
Kadang akupun tahu..
Tapi ketahuilah …
Masih ada satu cinta yang suci untuku
Cinta tertinggi Ilahi….
Yang selalu mencintaiku
(Zaitun :2006)
*********************************************************************


LELAHKU

Aku lelah
Aku letih
Dan aku ingin berhenti di satu titik

Lelah mengejar fatamorgana dunia
Letih mencari arti kebahagiaan

Kesempurnaan dan kebahagiaan
Sebenarnya ada di hati
Terpusat di satu titik kedamaian
Dan itu semua adanya padamu

Namun semua sudah terlambat
Titik itu telah terhapus dan tak mampu aku menulisnya kembali
Bahkan merangkai kata untuk menahanmupun aku tak mampu

Mungkin aku sudah terlambat
Tapi bagiku belum terlambat jika aku mengatakan ini
Bahwa aku senang pernah mengenalmu
Dan senang pernah ada dihatimu meski itu hanya sesaat
Dan meski  sekarang sudah terganti olehnya
sebagai tambatan hatimu yang baru
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top