Blog Tentang Bacaan Al Qur'an, Doa - Doa, Tata Cara Ibadah, Contoh Surat, Makalah, Skripsi, Proposal, Pidato, Puisi, Kata Mutiara dan Artikel.

Selasa, 13 Oktober 2015

CONTOH FORMAT PENILAIAN LOMBA MEMBACA PUISI | KRITERIA PENILAIAN LOMBA MEMBACA PUISI


Format Penilaian Lomba Puisi - Hal- hal yang perlu diperhatikan dalam membaca puisi sebagai berikut:
  • Ketepatan ekspresi/mimik
Ekpresi adalah pernyataan perasaan hasil penjiwaan puisi. Mimik adalah gerak air muka.
Kinesik yaitu gerak anggota tubuh.
Kejelasan artikulasi
  • Artikulasi yaitu ketepatan dalam melafalkan kata- kata.
Timbre yaitu warna bunyi suara (bawaan) yang dimilikinya.
Dinamik artinya keras lembut, tinggi rendahnya suara.
  • Intonasi atau lagu suara
Dalam sebuah puisi, ada tiga jenis intonasi antara lain sebagai berikut :
Tekanan dinamik yaitu tekanan pada kata- kata yang dianggap penting.
Tekanan nada yaitu tekanan tinggi rendahnya suara. Misalnya suara tinggi menggambarkan keriangan, marah, takjub, dan sebagainya. Suara rendah mengungkapkan kesedihan, pasrah, ragu, putus asa dan sebagainya.
Tekanan tempo yaitu cepat lambat pengucapan suku kata atau kata.
Berikut Saya sajikan Contoh format penilaian Lomba membaca Puisi semoga bermanfaat
Format Penilaian Lomba Membaca Puisi 
No
Nama Siswa
Lafal
Intonasi
Ekspresi
Jumlah Skor
Nilai Akhir
Ketuntasan
Ket
3
2
1
3
2
1
3
2
1
T
BT





















Jumlah







Persentase








Nilai Akhir   =    Skor yang diperoleh    X   100
                                    Skor Ideal

Deskriptor :
Lafal
3  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi menggunakan lafal yang tepat
2  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi menggunakan lafal kurang tepat
1  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi menggunakan lafal tidak tepat

Intonasi
3  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi menggunakan intonasi yang tepat
2  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi menggunakan intonasi yang kurang tepat
1  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi menggunakan intonasi yang tidak tepat

Ekspresi
3  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi dengan penuh penghayatan
2  =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi dengan kurang penghayatan
1 =  Jika siswa dalam mengekpresikan puisi dengan tidak sama sekali menggunakan penghayatan

Facebook Twitter Google+
 
Back To Top