Blog Tentang Bacaan Al Qur'an, Doa - Doa, Tata Cara Ibadah, Contoh Surat, Makalah, Skripsi, Proposal, Pidato, Puisi, Kata Mutiara dan Artikel.

Selasa, 25 Agustus 2015

MAKALAH TENTANG DASAR FISIKA DI PROTOPLASMA

MAKALAH TENTANG DASAR FISIKA DI PROTOPLASMA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Dasar Pemikiran
Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. Kata “sel” itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti “kotak-kotak kosong”, setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop.Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje; menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma
Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel,Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula).
Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma).
2. Sitoplasma dan Organel Sel.
3. Inti Sel (Nukleus).
Selaput Plasma (Plasmalemma)Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein).Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah:Protein – Lipid – Protein Þ Trilaminer Layer
Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air); oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton).Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja.
Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain.Khusus pada sel tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall).
Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa, di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin, Chitine, Pektin, Suberine dan lain-lainSelain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan.
. Sitoplasma dan Organel SelBagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel.Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel.Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).
Sel dan teori tentang sel mulai terungkap sejak awal tahun 1600an oleh Anton van Leeuwenhoek (1632–1723) setelah berhasil mengkonstruksi mikroskop dan menggambar protozoa, Vorticella dari air hujan dan menggambar bakteri yang berasal dari dalam mulutnya. Pada tahun 1665 Robert Hooke menemukan sel gabus dan sel hidup dari jaringan tumbuhan dengan menggunakan mikroskop. Ia melakukan pengamatanterhadap sayatan gabus dengan menggunakan mikroskop dan melihat adanya ruangan – ruangan kecil yang menyusun gabus tersebut. Ruangan kecil tersebut kemudian diberi nama ”sel”.
Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje. Johannes Purkinje mengemukakan bahwa sel merupakan suatu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran yang didalamnya terdapat cairan yang disebut protoplasma. Protoplasma terdiri dari plasma sel/sitoplasma dan nukleoplasma. Kemudian pada tahun 1831, Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel. Di dalam inti sel terdapat lagi plasma inti/nukleoplasma. Pendapat ini ia kemukakan setelah meneliti sel dari tanaman anggrek dan menemukan inti sel dari sel tanaman anggrek tersebut.
Kemudian pada tahun 1839 Theodor Schwann and Matthias Jakob Schleiden menerangkan bahwa pada prinsipnya tanaman dan hewan terbentuk dari sel dan menyimpulkan bahwa secara umum sel merupakan unit struktural dan perkembangan semua organisme hidup, dan kemudian ditemukan teori sel. Artinya, semua organisme tersusun atas sel. Setelah itu, oleh Matt Schultze menemukan sel sebagai kesatuan fungsional, artinya sel terdiri dari berbagai jenis yang memiliki fungsi yang berbeda - beda. Kemudian Rudolph Virchow menyatakan bahwa sel baru selalu muncul dari pembelahan sel lama (omnis cellula ex cellula). Itu artinya suatu sel berasal dari sel sebelumnya
Pengetahuan lebih mendetail tentang sel terungkap setelah Ernst Ruska membuat transmission electron microscope (TEM) pertama kali di University of Berlin pada tahun 1931. Kemudian pada tahun 1935, beliau membuat EM dengan resolusi dua kali lipat dibandingkan mikroskop cahaya. Sedangkan pengetahuan tentang material genetik yang diturunkan dari sel induk ke sel keturunannya diketahui setelah Watson dan Crick pada tahun 1953 mengumumkan penemuannya tentang struktur double-helix DNA. Dan pada tahun 1981 Lynn Margulis mempublikasikan penemuannya tentang Symbiosis in Cell Evolution yang disebut sebagai teori endosimbiotik..

1.2   Tujuan Penulisan  
Penulisan arya Tulis bertujuan untuk :
-          Menemukan  fakta yang benar-benar terjadi pada Dasar Fisika di Protoplasma
-          Sebagai Salah Satu Syarat Kegiatan Perkualiahan di Prodi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.



BAB II
LANDASAN TEORITIS

2.1   Pengertian Fisika         
Fisika adalah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan penemuan dan pemahaman mendasar hukum-hukum yang menggerakkan materi, energi, ruang dan waktu. Fisika mencakup konstituen elementer alam semesta dan interaksi-interaksi fundamental di dalamnya, sebagaimana analisa sistem-sistem yang paling dapat dimengerti dalam artian prinsip-prinsip fundamental ini. Fisika adalah studi mengenai dunia anorganik, fisik, sebagai lawan dari dunia organik seperti biologi, fisiologi dan lain-lain [1].
2.2   Pengertian Protoplasma          
Protoplasma adalah zat hidup di dalam sel yang terdiri atas senyawa organic yang kompleks.
2.3   Pengertian Dasar Fisika di Protoplasma
Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa dasar fisika di protoplasma adalah unsure fisika yang terdapat dalamn zat hidup di dalam sel


BAB III
PEMBAHASAN

Untuk dikatakan sebagai benda hidup, makhluk hidup atau organisme bernyawa diperlukan pemenuhan ciri-ciri sebagai berikut di bawah ini
1. Terdapat Protoplasma
Protoplasma merupakan suatu bagian yang terdiri atas bahan yang kompleks dan terlindung dengan baik. Protoplasma biasa dikenal dengan sebutan sel. Berbeda dengan benda tak hidup atau benda mati yang tidak memiliki protoplasma. Lihat saja batu atau komputer yang tidak memiliki protoplasma atau sel, sehingga disebut dengan benda mati.
2. Mempunyai Bentuk dan Ukuran
Makhluk hidup dapat dikenali ciri khas yang menempel padanya dengan melihat bentuknya. Antara jenis mahluk hidup yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan baik dalam ukuran maupun bentuknya. Tengok saja antara pohon jamblang dengan pohon teh, pasti terlihat jelas bedanya.
3. Melakukan Aktivitas-Aktifitas Kehidupan :
- Makan
Semua benda hidup membutuhkan asupan bahan makanan yang berasal dari luar tubuh untuk kemudian diproses menjadi energi atau tenaga bagi tubuh.
- Tumbuh Dan Berkembang
Orang, Binatang dan Tumbuh-Tumbuhan ketika baru lahir atau tumbuh ukurannya akan lebih kecil dan biasanya akan berkembang menjadi lebih besar menyerupai induknya.
- Berkembang Biak
Makhluk hidup yang tidak mampu berkembangbiak menghasilkan keturunan akan punah dan musnah di makan waktu. Oleh sebab itu makhluk hidup memiliki cara masing-masing untuk dapat memperbanyak diri untuk mempertahankan keberadaan di dunia.
- Melakukan Adaptasi
Semua makhluk hidup perlu melakukan penyesuain diri dengan fungsi tubuh dan lingkungan sekitar ekosistem, habitat tempat tinggalnya untuk dapat bertahan hidup dengan lebih baik dan mudah. Contohnya seperti hewan gurun yang tahan panas, bunglong bisa berubah warna, dan lain sebagainya.
- Memiliki Sistem Transportasi
Untuk menyampaikan zat ke bagian-bagian yang membutuhkan.
- Dapat Bergerak
Manusia dan hewan memerlukan kegiatan dengan menggerakkan anggota tubuh untuk berbagai keperluan seperti jalan, makan, menggaruk, berkedip, dan sebagainya. Untuk tumbuhan tidak semuanya dapat melakukan pergerakan. Kemampuan untuk bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan disebut dengan istilah iritabilita.
- Metabolisme
Metabolisme adalah aktifitas fisika atau kimia yang terjadi di dalam tubuh baik secara anabolisme maupun katabolisme.
-          Sistem Regulasi
-          Pengertian arti definisi sistem regulasi adalah aturan sistem yang ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk dapat hidup seimbang, serasi dan selaras.
Kita sepakat bahwa hidup itu ada dalam protoplasma, terbukti dari kriteria komposisi kimia, yaitu: molekul-molekul secara bersama-sama membentuk substansi hidup yang disebut protoplasma. Tetapi kita belum mengetahui apa yang menyebabkan protoplasma itu hidup. Benda mati terdiri dari molekul-molekul, tetapi molekul-molekul tidak membentuk substansi hidup yang berupa protoplasma itu.
Ditinjau dari segi ilmu pengetahuan alam, ada dua teori yang menjelaskan apa yang menyebabkan protoplasma itu hidup, yaitu: Teori mekanistis: hidup itu karena adanya agregasi yang khas senyawa-senyawa kimia dalam protoplasma. Teori vitalistis: hidup itu karena sebab adanya kekuatan transenden (di atas segala-galanya) yang tidak ada sangkut pautnya dengan komposisi kimia.

 
DAFTAR PUSTAKA


Ahmad, Abu dan Tri Prasetyo Joko. (1997). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Balai Pustaka Setia.

Depdiknas. (2001) Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka.

Soeharto. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya : Indah.

http://organisasi.org/ciri-ciri-makhluk-hidup-seperti-manusia-hewan-dan-tumbuhan-syarat-mahluk-benda-hidup-biologi

Materi B.Indo : Definisi & Pengertian Arti Kata D - F ( Glosarium Mini ) - Sentra Edukasi.Com


Facebook Twitter Google+
 
Back To Top