Blog Tentang Bacaan Al Qur'an, Doa - Doa, Tata Cara Ibadah, Contoh Surat, Makalah, Skripsi, Proposal, Pidato, Puisi, Kata Mutiara dan Artikel.

Minggu, 25 Januari 2015

PIDATO TENTANG GENERASI RABBANI | ISLAM

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin wash sholaatu wasslamu  ‘alaa asyrofil anbiyaai walmursaliin wa ‘alaa aalihii wa ashaabihii ajma’in. amma ba’du
Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad.

Segala puji bagi Alloh yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya untuk kesejahteraa dan kepentingan manusia. Tuhan yang kasih sayangnya tidak terhingga, Tuhan yang kekuasaan-Nya tiada yang menandinginya, Tuhan yang maha tinggi dan maha mulya. Hanya kepada-Nya kita menyembah da berserah diri, dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan.
Sholawat serta salam tak lupa kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi yang berakhlak Al-Qur’an dan yang maksum dari segala dosa.
Saya ucapkan terima kasih kepada pembawa acara yang telah memberi saya kesempatan untuk menyampaikan pidato pada kesempatan ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan sebuah judul : GENERASI ROBBANI

Saudara-saudara yang dirohmati Alloh :
Alloh berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya :
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh manusia, menyuruh kepada yang baik dan mencegah kepada yang mungkar dan beriman kepada Alloh” (QS. Ali Imron : 11)

Dalam ayat tersebut, umat Islam merupakan umat yang terbaik penciptaannya. Umat yang memiliki keunggulan dibanding umat lainnya. Umat Islam ditakdirkan sebagai kholifah dimuka bumi. Dan rohmat bagi semesta alaa ini.
Akan tetapi kondisi umat islam saat ini belum menunjukan keunggulan yang sebenarnya. Seandainya kita bersikap jujur dan merenungkan kembali kondisi umat Islam saat ini.  kemunduran umat islam dikarenakan sikap umat islam tahap demi tahap telah meninggalkan tauladan dari pribadi yang mulia, Nabiyulloh Muhammad SAW. Dan mengkiblat ke budaya orang barat.

Kita Sebagai pemuda yang akan memegang nasib umat dimasa mendatang, kita seharusnya mulai berbenah diri . Kita seharusnya lebih mengidolakan Nabi   dari pada artis. Kita  seharusnya lebih suka  mendengarkan  fatwa-fatwa ulama dari pada nyanyian. Dan kita seharusnya  lebih suka  menenteng al-Quran dari pada HP , majalah atau koran.

Saudara-saudara yang rahmati Alloh…
Kita adalah generasi Robbani .  Generasi Robbani adalah generasi yang  memiliki pemahaman yang luas terhadap ajaran agama dan memiliki kesadaran untuk menjalankannya. Serta  mau untuk berdakwah ditengah –tengah masyarakat. Generasi  Robbani juga harus berpestasi di bidang akademiknya dan terampil di segala bidang.

Sebagai generasi Robbani yang akan mengubah masa depan umat  yang lebik baik, kita harus mulai mengadakan perubahan diri. Kita harus meningkatkan etos belajar, berfikir dan bekerja kita.  Jangan pernah mengaku sebagai generasi  Robbani  tapi belajar saja malas- malasan, bangun tidur saja sering bangkong, makan saja minta disuapi. Kerjaannya cuman nonton tv dan  main game. Itu bukan generasi Robbani tapi generasi anak  mami.
Saudara-saudara yang rahmati Alloh…
Kita tidak akan bisa menjadi generasi Robbani kalau  tanpa dengan  kesungguhan  dalam berusaha. Seperti seorang yang hendak mendaki gunung, ia mesti melangkah di langkah pertama, ke langkah kedua, sehingga ribuan langkah ditempuh untuk mencapai puncak gunung. Itulah gambaran sebagai generasi Robbani . Agar mencapai hari esok yang cerah, kita harus melewati hari ini dengan kesungguhan. Itulah kunci sukses bagi kita, pemuda sebagai generasi Robbani yang akan memerankan peran sebagai pelaku kehidupan Islami  dimasa mendatang.

Sungguh menjadi generasi Robbani ini tidak mudah. Namun harus kita memulainya. Awalnya mungkin terasa aneh bila kita sering menenteng al-Qur an dan sering  membacanya.  Mungkin juga awalnya terasa berat untuk rutin sholat berjamaah di masjid. Mungkin juga awalnya akan bosan kalau tiap malam harus sibuk dengan pelajaran-pelajaran kita. Tapi  aneh, berat, bosan itu hanyalah saat – saat awal saja. Lama – lama akhirnya akan terbiasa, akan menjadi ringan dan  mengasikkan.  Orang yang sudah mempunyai niat yang kuat dan semangat yang membara, apapun halangan dan godaannya akan ia terjang. Oleh karena itu, tidak ada istilah menyerah, tapi kita harus melangkah maju demi langkah menuju kesuksesan . Semoga hari esok menanti kita dengan senyuman . semoga ummat ini di masa mendatang bisa memimpin peradaban, serta benar – benar menjadi rohmatan lil alamin
Saudara-saudara yang dirahmati Alloh
Cukup sekian pidato dari saya kurang lebinya mohon maaf.
ه
 Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top