Blog Tentang Bacaan Al Qur'an, Doa - Doa, Tata Cara Ibadah, Contoh Surat, Makalah, Skripsi, Proposal, Pidato, Puisi, Kata Mutiara dan Artikel.

Minggu, 25 Januari 2015

PIDATO TENTANG MENUTUP AURAT | ISLAM

Assalamu ‘alaikum Wr.Wb
            Segenap puji dan syukur marilah kita haturkan ke haribaan ilahi robbi. Dialah sang pencipta,pengatur serta penguasa jagat raya dengan segala isinya  hingga  semuanya  harus tunduk bersujud kepadanya.
            Rangkaian sholawat dan salam terhaturkan kepada panutan manusia Muhammad SAW. Dialah yang Menyeru manusia dengan senyum dan cinta ,Menerangi dunia dengan iman dan taqwa.. Serta ngingatkan akan datangnya neraka dan surga
Hadirin yang berbahagia.
Kita sebagai seorang Muslim sudah menjadi keharusan bagi kita  untuk memilih gaya hidup Islami dalam menjalani hidup ini. Serta menjahui gaya hidup jahili atau kafir. Misalnya dalam bergaul kita harus ramah, sopan dan santun. Dalam berbicara kita harus lembut dan jujur. Dalam berpakaian kita harus rapi dan menutup aurot.
Hanya saja dalam kenyataannya justru membuat kita sangat prihatin dan sangat menyesal, sebab justru gaya hidup jahili (yang diharamkan)  yang panutan dan kebanggaan  sebagian besar umat Islam.
Hadirin yang berbahagia.
kita telah masuk suatu zaman di mana sebagian besar umat Islam telah kehilangan kepribadian Islamnya karena jiwa mereka telah terisi oleh jenis kepribadian ummat lain. Mereka kehilangan gaya hidup yang Islami karena telah mengadopsi gaya hidup jenis lain. Kiranya tak ada kehilangan yang patut ditangisi selain dari kehilangan kepribadian dan gaya hidup Islami. Sebab apalah artinya mengaku sebagai orang Islam kalau gaya hidup tak lagi Islami malah persis seperti orang kafir? Inilah bencana kepribadian yang paling besar.
Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ. (رواه أبو داود وأحمد عن ابن عباس).
Artinya: “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka” (HR. Abu Dawud dan Ahmad, dari Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu hasan).
Hadirin yang berbahagia
 sering kita menjumpai seorang muslimah berbusana yang tidak memenuhi standar seperti yang dikehendaki syari’at. Busana-busana mereka masih mengadopsi mode kafir barat yang memamerkan  aurat Bahkan sebagian muslimah itu bangga bila telah memiliki busana  seperti yang dikenakan artis barat yang menjadi idolanya. Apakah mereka tak tahu, bahwa seluruh tubuh wanita adalah berharga. Sehingga sudah selayaknya kalau sesuatu yang berharga itu harus ditutupi. Sehingga tidak selayaknya semua orang bisa melihatnya. bagi wanita yang tidak menutupi tubuhnya, berarti telah mengobral anugerah Alloh yang diberikan padanya.Na’udzubillah min dzalik
Hadirin, marilah kita takut pada ancaman akhirat dalam masalah ini. Tentu kita tidak ingin ada dari  kita dan keluarga kita disiksa di Neraka. Ingatlah, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam pernah bersabda:
Artinya: “Dua golongan ahli Neraka yang aku belum melihat mereka (di masaku ini) yaitu suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, mereka memukuli manusia dengan cambuk itu. (Yang kedua ialah) kaum wanita yang berpakaian (tapi kenyataan-nya) telanjang (karena mengekspose aurat), jalannya berlenggak-lenggok (berpenampilan menggoda), kepala mereka seolah-olah punuk unta yang bergoyang. Mereka itu tak akan masuk Surga bahkan tak mendapatkan baunya, padahal baunya Surga itu tercium dari 
 jarak sedemikian jauh”. (HR. Muslim, dari Abu Hurairah z, shahih).
Mungkin ini yang dapat saya sampaikan mohon maaf atas segala kekurangan. Akhirul kalam
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top