Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pertanyaan dan Jawaban Budgeting tentang Anggaran

 1.     Jelaskan perbedaan antara anggaran statis dan anggaran fleksibel! Mengapa anggaran fleksibel lebih baik dari pada anggaran statis dalam hal pelaporan kinerja.

Jawab:

Anggaran Statis (static budget) adalah anggaran yang dibuat berdasarkan tingkat aktivitas yang sudah ditentukan, karena anggaran statis tergantung pada satu tingkat aktivitas tertentu (one level of activity) selama jangka waktu tertentu, sedangkan Anggaran fleksibel (flexible budget) adalah anggaran yang bersifat dinamis, di mana di dalamnya memuat anggaran dari beberapa aktivitas yang diharapkan terjadi dan yang dapat ditetapkan untuk semua tingkat aktivitas.

Anggaran statis tidak cukup bermanfaat untuk pelaporan kinerja karena hanya didasarkan atas tingkat aktivitas tertentu. Untuk menciptakan laporan kinerja yang berarti, biaya aktual dan perkiraan biaya (yang danggarkan) harus dapat dibandingkan pada tingkat aktivitas yang sama.  Karena output aktual sering berbeda dari output yang direncanakan, beberapa metode diperlukan untuk menghitung biaya tingkat output aktual tersebut. Anggaran yang fleksibel menyediakan sarana untuk menghitung biaya yang dianggarkan untuk tingkat aktivitas yang sebenarnya, setelah kejadian. Oleh karena itu, anggaran fleksibel lebih unggul daripada anggaran statis untuk pelaporan kinerja.

2.     Jelaskan peranan insentif uang dan nonuang! Apakah Saudara percaya bahwa insentif nonuang diperlukan? Jelaskan.

Jawab:
Peranan insentif uang dan nonuang adalah untuk mendorong karyawan suatu organisasi mencapai tujuan organisasi. Insentif uang (monetary incentive) menarik kebutuhan ekonomi individu yang digunakan untuk mengendalikan kecenderungan seorang manajer untuk melalaikan dan membuang-buang sumber daya dengan menghubungkan kinerja anggaran pada kenaikan gaji, bonus, dan promosi. Sedangkan insentif nonuang (nonmonetary incentive) menarik kebutuhan psikologis, seperti meningkatkan tanggung jawab dan otonomi, program penghargaan nonuang dan lain-lain. Karena individu didorong oleh faktor ekonomi dan psikologis, maka kedua jenis insentif tersebut harus ada dalam sistem anggaran yang baik.

3.     Apakah anggaran partisipatif itu? Jelaskan beberapa keuntungannya.

Jawab:

Anggaran partisipasi adalah sistem penganggaran yang memungkinkan manajer bawahan mengatakan bagaimana anggaran itu dipengaruhi. Terdapat beberapa kelebihan dari anggaran partisipasi, yaitu:

a.     Partisipasi dapat meningkatkan moral dan mendorong inisiatif yang lebih besar pada semua tingkat manajemen

b.     Meningkatkan rasa kesatuan kelompok, yang pada gilirannya cenderung untuk meningkatkan kerjasama antaranggota kelompok dalam penetapan tujuan

c.     Menurunkan tekanan dan kegelisahan yang berkaitan dengan anggaran

d.     Menurunkan ketidakadilan yang dipandang ada dalam alokasi sumber daya organisasi antar subunit organisasi, serta reaksi negatif yang dihasilkan dari persepsi semacam itu.

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa manfaat dari anggaran partisipasi adalah meningkatkan moral dan mendorong inisiatif, meningkatkan rasa kesatuan kelompok, menurunkan tekanan dan kegelisahan dalam anggaran dan menurunkan tidak adilan dalam alokasi sumber daya organisasi antar subunit organisasi, serta reaksi negatif yang dihasilkan dari persepsi semacam itu.

4.     Jelaskan mengapa seorang manajer dapat memerah sumber daya perusahaan (milking the firm) untuk memperbaiki kinerja anggaran. Berikan contoh kasusnya.

Jawab:

Ketika organisasi membuat kesalahan penggunaan anggaran, seorang manajer dapat memerah sumber daya perusahaan (milking the firm) atau eksploitasi  (myopia) untuk memperbaiki kinerja anggaran dalam jangka pendek.  Sebagai contoh, untuk memenuhi tujuan biaya atau laba yang dianggarkan , para manajer dapat menahan promosi karyawan  yang dapat dipromosi (artinya, menahan kenaikan biaya SDM), atau mengurangi pengeluaran untuk pemeliharaan,  pencegahan, periklanan, dan untuk pengembangan produk baru.  Masalah ini dapat dihilangkan dengan menggunakan ukuran keuangan dan nonkeuangan jangka pendek dan jangka panjang. Ukuran-ukuran anggaran yang berdiri sendiri tidaklah cukup.  Penggunaan sistem ukuran ganda yang terintegrasi  seperti penggunaan sistem Balanced Scorecard perlu dipertimbangkan oleh para pemimpin perusahaan. Namun, kegiatan tersebut dapat membawa pengaruh buruk dalam jangka panjang bagi perusahaan.

 

5.     Idealnya , para manajer hanya dianggap bertanggung jawab atas biaya-biaya yang dapat mereka kendalikan (controllable cost) . Apakah Saudara sepakat dengan pernyataan tersebut?  Jelaskan, dan berikan contohnya !

Jawab:

Saya sepakat dengan pernyataan tersebut karena biaya yang dapat dikendalikan (controllable cost) adalah biaya yang tingkatnya dapat dipengaruhi oleh manajer. Misalnya, para manajer divisi tidak memiliki kuasa untuk mengotorisasi biaya di tingkat korporasi, seperti penelitian dan pengembangan serta gaji para manajer atas. Oleh karena itu, mereka tidak seharusnya dianggap bertanggungjawab atas munculnya biaya tersebut. Jika biaya yang tidak dapat dikendalikan muncul dalam anggaran manajer tingkat bawah untuk membantu mereka memahami bahwa biaya tersebut juga perlu dicakup, maka mereka seharusnya dipisahkan dari biaya yang dapat dikendalikan dan disebut tidak dapat dikendalikan.

Advertisement