Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pertanyaan dan Jawaban Soal Jasa Atestasi

 

1.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan Jasa Atestasi!

Jawab:

Jasa atestasi adalah jasa yang diberikan untuk memberikan pernyataan dan pertimbangan sebagai pihak yang independen serta kompeten tentang suatu asersi dari suatu entitas apakah sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan prosedur atau tidak. Jasa atestasi meliputi semua kegiatan di mana Kantor Akuntan Publik (KAP) mengeluarkan laporan tertulis yang menyatakan kesimpulan atas keandalan asersi tertulis yang telah dibuat dan dipertanggungjawabkan kepada pihak lain.

2.     Berikan uraian mengenai jenis perikatan dalam jasa atestasi!

Jawab:

Perikatan atestasi adalah perikatan yang di dalamnya praktisi mengadakan perikatan untuk menerbitkan komunikasi tertulis yang menyatakan suatu simpulan tentang keadaan asersi tertulis yang menjadi tanggung jawab pihak lain.

Standar atestasi membagi tiga tipe perikatan atestasi yaitu:

a.     pemeriksaan (examination): jasa atestasi dari KAP berupa sebuah pernyataan tertulis yang menyatakan apakah asersi yang dibuat secara keseluruhan telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

b.     review; jasa atestasi dari KAP yang memberikan keyakinan negatif (negative assurance) yang menyatakan apakah informasi yang diperoleh telah menunjukkan bahwa asersi tersebut tidak disajikan dalam segala hal yang material sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan atau yang telah dinyatakan.

c.     agreed- upon procedures (prosedur yang disepakati): jasa atestasi terhadap asersi manajemen atas prosedur-prosedur yang dilaksanakan.

3.     Jasa atestasi memiliki sifat analitis, kritis dan investigatif. Berikan uraian mengenai ketiga sifat jasa atestasi tersebut!

Jawab:

a.     Analitis; dalam hal ini, diharapkan auditor memiliki kemampuan dalam menganalisis dan menghitung rasio-rasio untuk mengetahui dan membandingkan dengan laporan tahun lalu sehingga dapat diambil tindakan pencegahan dan pembuatan rencana berikutnya.

b.     Kritis; auditor harus memperhatikan segala kemungkinan yang mungkin terjadi, serta harus teliti dan peka terhadap penemuan-penemuan dalam perusahaan.

c.     Investigatif; auditor memiliki kewajiban untuk menemukan segala bentuk kecurangan yang ada dalam perusahaan sehingga auditor punya hak untuk melontarkan pertanyaan pada pihak managemen.

4.     Berikan uraian mengenai perbedaan standar atestasi dengan standar auditing!

Jawab:

Terdapat dua perbedaan konseptual antara standar atestasi dengan standar auditing yang terdiri atas 10 standar. Pertama, standar atestasi memberikan kerangka untuk fungsi atestasi bagi jasa akuntan publik yang mencakup tingkat

keyakinan tertinggi yang diberikan dalam jasa audit atas laporan keuangan historis maupun tingkat keyakinan yang lebih rendah dalam jasa non audit. Oleh karena itu, pengacuan ke laporan keuangan dan prinsip akuntansi yang berlaku umum yang terdapat dalam standar auditing yang diterapkan Ikatan Akuntan Indonesia, dihilangkan dalam standar atestasi. Kedua, seperti yang tercantum dalam standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan, standar atestasi menampung pertumbuhan berbagai jasa atestasi, yang menyebabkan para praktisi memeberikan keyakinan atas asersi di bawah tingkat keyakinan yang dinyatakan dalam audit atas laporan keuangan historis (pendapat positif).

Sebagai tambahan terhadap dua perbedaan besar tersebut di atas, terdapat satu lagi perbedaan konseptual antara standar atestasi dengan standar auditing. Standar atestasi secara formal menyediakan jasa atestasi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan pemakai yang ikut serta di dalam menetapkan sifat dan lingkup perikatan atestasi atau kriteria tertentu yang dipakai sebagai pembanding asersi yang harus diukur, serta pihak yang akan menerima laporan yang memiliki kegunaan terbatas.

Sebagai akibat tiga perbedaan konseptual diatas, komposisi standar atestasi berbeda dari standar auditing. Perbedaan yang bersifat komposisi, digolongkan dalam dua kategori yaitu dua standar umum yang tidak terdapat dalam standar auditing terdapat dalam standar atestasi dan satu standar pekerjaan lapangan dan dua standar pelaporan dalam standar auditing tidak secara eksplisit dimasukan ke dalam standar atestasi.

5.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan laporan proforma, disertai contoh!

Jawab:

Laporan keuangan proforma adalah Estimasi atau perkiraan susunan laporan keuangan pada waktu yang akan datang berdasarkan rasio-rasio pada tahun-tahun sebelumnya.

Contoh laporan keuangan proforma:

a.     Neraca

PT. EMAK BAPAK

Neraca Proforma

Per 31 Desember 2012 (dalam Rp)

AKTIVA

PASIVA

Aktiva Lancar

KEWAJIBAN LANCAR

Kas dan Bank

193.012.944

Hutang Dagang

2.009.600.166

Piutang Dagang

2.009.600.166

Hutang Pajak

1.130.836.955

Persediaan Barang Dagangan

3.493.722.140

Hutang Bank

2.684.946.087

Jumlah AKtiva Lancar

5.696.335.250

Hutang Lancar Lainnya

1.057.313.556

AKTIVA TETAP

Jumlah Kewajiban Lancar

6.882.696.764

Inventaris

840.454.185

EKUITAS

Akm Penyusutan

(523.279.228)

Modal

1.050.000.000

Jumlah Aktiva Tetap

317.174.957

Laba (Rugi) Ditahan

2.463.919.769

Angka Penyeimbang

6.537.111.163



Jumlah AKTIVA

12.550.621.370

Laba (Rugi) Tahun Berjalan

2.154.004.837

Jumlah Ekuitas

5.667.924.606

Jumlah Kewajiban+Ekuitas

12.550.621.370

 

b.     Laporan Laba Rugi


 

PT. EMAK BAPAK

Laporan L/R per 31 Desember 2011 dan Laporan L/R Proforma 31 Desember 2012


2011

2012

(Proforma)

Penjualan Bersih

34.450.288.560

48.230.403.984

(naik 40% dr Penjualan bersih 2011)

HPP

27.498.976.340

38.498.566.876

(naik 40% dr Penjualan bersih 2011)

Laba Kotor

6.951.312.220

9.731.837.108


Biaya Operasional

4.539.792.012

4.823.040.398 (dibulatkan)

(naik 10% dr Penjualan bersih 2012)

EBIT

2.411.520.208

4.908.796.710


Biaya Bunga

(6.151.110)

964.608.080 (Dibulatkan)

(naik 2% dr Penjualan bersih 2012)

EBT

2.405.369.098

3.944.188.630


Pajak 20%

(481.073.820)

788.837.726


Laba Bersih

1.924.295.278

3.155.350.904


 

 

Advertisement