Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RINGKASAN MATERI MENTAL WIRAUSAHA SYARIAH

 RANGKUMAN MATERI MENTAL WIRAUSAHA SYARIAH

(JUMAT, 3 APRIL 2020)

Manusia diciptakan Allah SWT berbeda antara seseorang dengan seorang lainnya, seperti sifat, karakter dan mental. Dalam perjalanannya terdapat perubahan-perubahan yang akan memengaruhi kelangsungan bisnis. Pada praktiknya, bisnis yang dijalankan akan mengalami pasang surut, hal tersebut perlu diimbangi dengan mental, semangat wirausaha untuk selalu siap dalam berbagai perubahan yang ada. Perubahan-perubahan pasti terus terjadi, maka seorang pengusaha yang mempunyai mental dan semangat yang tinggi untuk sukses selalu siap dan tanggap memberi respons positif terhadap akibat-akibat yang mungkin ditimbulkan oleh perubahan yang terjadi. Mental dan jiwa yang dimiliki oleh pengusaha seperti itu, selalu dibarengi dengan sikap berkorban, bekerja keras, kreatif, inovatif untuk menata kembali bisnisnya menuju kepada kondisi yang lebih baik. Kegiatan bisnis yang dilakukakan tidak terlepas dari kehidupan mendekatkan diri dari Allah SWT, beribadah dan bertobat atas kesalahan bisnis kepada-Nya.

Definisi Mental Wirausaha Syariah

Mental itu terkait dengan akal (pikiran/rasio), jiwa, hati (qalbu), dan etika (moral) serta tingkah laku. Satu kesatuan tersebut yang membentuk mentalitas atau kepribadian (citra diri). Citra diri baik dan jelek tergantung pada mentalitas yang dibuatnya.

Wirausaha adalah orang yang berani membuka lapangan pekerjaan dengan kekuatan sendiri, tetapi juga menguntungkan masyarakat, karena dapat menyerap tenaga kerja yang memerlukan pekerjaan.

Syariah adalah mengatur yang diperbolehkan dan yang dilarang. Landasan Syariah adalah kebijaksanaan dan kebahagiaan manusia di dunia dan di akhirat. Tujuan syariah yang paling benar adalah memajukan kesejahteraan manusia yang terletak pada jaminan atas keyakinan, intelektual, harta dan masa depannya

Mental Wirausaha Syariah adalah adalah cara berfikir seorang pengusaha dalam berperilaku dengan tetap berpedoman kepada prinsip-prinsip syariah.

Membangun Mental Kepribadian yang Baik

1.     Mengembangkan persahabatan dengan siapapun.

Supaya mempunyai sikap tekun, teguh sehingga menjadi pendorong yang ampuh dalam mencapai sasaran.

2.     Pergaulan yang bermanfaat.

Bersikap wajar, membiasakan diri, perbuatan yang baik, bersikap hangat dan menghormati orang lain.

3.     Perlu selalu dibina kepribadian yang menarik dan menyenangkan. Kembangkan sikap yang membuat orang percaya kepada diri anda.

Karakteristik Wirausaha

1.     Proaktif,

Proaktif adalah suka mencari informasi yang ada berhubungan dengan usaha yang digeluti.

2.     Produktif

Salah satu kunci untuk suskses adalah selalu ingin mengeluarkan uang untuk hal-hal yang produkif.

3.     Pemberdaya

Seorang wirausaha adalah pemberdaya atau  memberdayakan orang lain.

4.     Tangan di Atas

Sebagai entrepreneur yang berbasis syariah umumnya memiliki karakter tangan diatas (suka member).

5.     Takwa

Seorang muslim dalam berbisnis harus selalu mengingat Allah dalam aktifitas mereka.,

6.     Amanah

Amanah adalah dapat dipercaya dan bertanggung jawab.

7.     Keadilan

Salah satu prinsip dalam bisnis yang harus diterapkan adalah sikap adil. Implementasi sikap adil dalam bisnis merupakan hal yang berat.

 

Membangun Mental Wirausaha

1.   Percaya diri

Percaya diri merupakan mental yang sangat fundamental untuk dimiliki oleh setiap entrepreneur.

2.   Berjiwa istiqomah dan konsisten

Sangatlah penting bagi entrepreneur untuk memiliki jiwa yang istiqomah dan konsisten dalam menjalankan usaha.

3.   Berfikiran positif

Islam mendorong setiap orang untuk senantiasa mengembangkan pola fikir positif (husnuzhon).

4.     Mampu memanfaatkan waktu

Segala sesuatu yang hilang masih dapat dicari gantinya kecuali waktu. Setiap orang diberikan Tuhan waktu yang sama, 24 jam sehari. Namun, bagaimana cara orang memanfaatkan waktunya masing-masing tentu berbeda-beda.

Mental Wirausaha yang Harus Dimiliki

1.     Memiliki sifat kreatif

2.     Inovatif

3.     Bersedia menerima risiko (risk taker)

4.     Percaya diri

5.     Visioner (berpandangan ke masa depan)

6.     Beriman kepada Qada dan Qadar

7.     Sabar dalam menerima cobaan dan tantangan

8.     Tekun

9.     Teliti

10.  Suka bekerja keras dan tekun

11.  Tidak berputus asa

12.  Memiliki kemampuan keras dan tekad yang kuat.

Hambatan Dalam Pengembangan Mental Wirausahawan

1.     Belum banyak lemabaga pendidikan yang secara konseptual mengembangan program-program kewirausahawa dan praktik kewirausahawan belum banyak dilakukan.

2.     Jumlah investasi belum kondusif, baik dalam perizinan, informasi usaha, jaringan usaha, dan sebagainya.

3.     Kultur masyarakat Indonesia yang hidup lama berada di bawah kekuasaan penjajah, telah menjadikan masarakat ini selalu dibayang-bayangi oleh serba ketidakmampuan (hopeless).

4.     Hambatan yang bersifat psikologis adalah suasana tidak secure (tidak berani bergandengan dengan orang lain, takut kehilangan kekuaaan, takut dibohongi, selalu memandang orang lain dari sudut dirinya sendiri).

Advertisement