Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

STUDI KELAYAKAN BISNIS SEBAGAI LANGKAH AWAL MEMULAI BISNIS MENUJU KESUKSESAN

     Essay mengenai Studi Kelayakan Bisnis

STUDI KELAYAKAN BISNIS SEBAGAI LANGKAH AWAL MEMULAI BISNIS MENUJU KESUKSESAN

Perekonomian Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya usaha-usaha baru yang bermunculan, mulai dari usaha yang berskala berskala kecil yaitu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga berskala besar  Perusahaan. Pelaku  usaha baik dalam tahap pendirian,pengembangan,perluasaan maupun likuidasi  tidak terlepas dari  kegiatan studi kelayakan  usaha. Dalam hal terjadi kesalahan menilai  investasi akan menyebabkan kerugian dan resiko  yang besar. Penilaian investasi termasuk studi kelayakan  yang bertujuan untuk menghindari terjadinya keterlanjuran investasi  yang  tidak menguntungkan karena usaha  yang  tidak  layak/feasible.

Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan pertimbangan tertentu karena didalam studi kelayakan terdapat berbagai aspek  yang harus dikaji dan diteliti kelayakannya, sehingga hasil daripada studi tersebut digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan.Tekanan penilaian studi kelayakan bervariasi sesuai dengan minat pihak-pihak yang berkepentingan   sehingga mempengaruhi penyusunan laporan studi kelayakan masing-masing. Hal tersebut menunjukkan bahwa dalam studi kelayakan akan melibatkan banyak tim dari berbagai ahli yang sesuai dengan bidang atau aspek masing-masing seperti ekonom, praktisi hukum, psikolog, akuntan, perekayasa teknologi dan lain sebagainya.

Studi kelayakan digolongkan menjadi dua bagian yang berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan yaitu berdasarkan orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaaan yaitu berdasarkan orientasi laba, yang dimaksud studi yang menitik-beratkan pada keuntungan yang secara ekonomis, dan orientasi tidak pada laba (sosial), yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan suatu proyek tersebut bisa dijalankan dan dilaksanakan tanpa memikirkan nilai atau keuntungan ekonomis.

Dalam setiap kegiatan bisnis, tentu saja para pebisnis selalu menginginkan yang terbaik dalam menjalankan bisnisnya. Oleh karena itu, dalam setiap bisnis selalu diawali dengan studi kelayakan untuk mengetahui faktor dan aspek apa yang kemudian akan mempengaruhi jalannya bisnis. Dengan melakukan studi kelayakan, diharapkan dapat meminimalisir adanya faktor negatif yang menghambat dan berpengaruh buruk terhadap jalannya bisnis.

Secara umum, studi kelayakan bisnis bertujuan untuk meminimalkan kerugian dalam bisnis dan juga mempersiapkan diri untuk mengetahui faktor-faktor penghambat yang mungkin datang di masa depan. Tetapi tidak hanya untuk mencegah dan meminimalkan kerugian, studi kelayakan juga dapat digunakan untuk mempelajari potensi bisnis. Bagaimana strategi bisnis yang akan dilakukan untuk mengembangkan bisnis lebih lanjut juga merupakan salah satu tujuan dari melakukan studi kelayakan bisnis. Studi kelayakan bisnis tentu memiliki dampak yang signifikan pada pelaku bisnis, baik pihak bisnis internal maupun pihak eksternal dalam bisnis.

Bagi pebisnis, baik pihak internal maupun pihak eksternal, tentu saja dipengaruhi oleh studi kelayakan bisnis. Oleh karena itu tidak jarang studi kelayakan bisnis dilakukan oleh pihak eksternal dari pelaku bisnis yang relevan. Berikut ini adalah beberapa efek dari studi kelayakan bisnis bagi pebisnis. Kemampuan untuk meminimalkan kerugian adalah dampak besar yang timbul dari melakukan studi kelayakan bisnis. Ini juga tentu tujuan utama pebisnis. Dengan melakukan studi kelayakan bisnis akan lebih mudah untuk melakukan pencegahan dan perencanaan untuk meminimalkan risiko kerugian.

Dengan melakukan studi kelayakan bisnis akan memudahkan perencanaan dan pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh pelaku bisnis. Dengan kemudahan perencanaan, akan lebih mudah bagi pelaku bisnis untuk mengambil langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk memajukan bisnis yang mereka jalani. Perencanaan suatu bisnis juga meliputi jumlah modal, lokasi, waktu pelaksanaan, cara menerapkan dan juga berapa banyak keuntungan dari bisnis yang akan diperoleh dan juga mengatasi masalah yang muncul di masa depan.

Dengan adanya studi kelayakan bisnis yang menghasilkan rencana kerja, kemudahan dalam melakukan pekerjaan akan diperoleh. Perencanaan kerja akan memudahkan pekerja untuk lebih fokus pada tugas masing-masing pos. Dengan perencanaan kerja, pekerja memiliki pedoman dan fokus pada tujuan masing-masing. Sehingga rencana bisnis akan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan sejak awal. Dengan persiapan rencana kerja, pengawasan akan lebih mudah. Pengawasan bisnis yang dilakukan dalam menjalankan bisnis bertujuan sebagai pengendali agar jalannya bisnis tetap ke tujuan yang diinginkan. Jika ada kesalahan dalam menjalankan bisnis, supervisor akan merasa lebih mudah untuk mengetahui dan segera mengambil tindakan korektif. Dengan kemudahan pengawasan yang terjadi karena melakukan studi kelayakan bisnis secara otomatis akan lebih mudah untuk dikontrol juga. Kontrol disini berjalan ketika penyimpangan dan masalah terjadi. Dengan kontrol yang mudah, perbaikan akan dilakukan lebih cepat.

Manfaat melakukan studi kelayakan bisnis akan dirasakan oleh banyak pihak, terutama yang terlibat langsung dalam bisnis. Manfaat dari studi kelayakan bisnis juga akan dirasakan oleh pihak eksternal dari pebisnis. Hasil dari studi kelayakan bisnis juga harus dipertanggungjawabkan sehingga di masa depan tidak akan ada pihak yang dirugikan karena kesalahan dari studi kelayakan bisnis.

Advertisement